TRASNCO INDONESIA

TRASNCO INDONESIA

TRASNCO INDONESIA


AI dan Marketplace 2026: Ancaman atau Peluang bagi Seller?

Posted by: 26-05-2026 15:58 WIB

-

AI dan Marketplace 2026: Ancaman atau Peluang bagi Seller?
-

INFOBRAND.ID - Perkembangan artificial intelligence (AI) semakin mengubah wajah industri marketplace di tahun 2026. Jika beberapa tahun lalu AI hanya dianggap sebagai teknologi pendukung, kini AI mulai menjadi “mesin utama” yang memengaruhi strategi penjualan, perilaku konsumen, hingga persaingan antar seller di platform digital.

Bagi sebagian pelaku usaha, AI menjadi peluang besar untuk meningkatkan efisiensi dan penjualan. Namun di sisi lain, kehadiran AI juga menghadirkan tantangan baru yang membuat persaingan marketplace semakin ketat.

Saat ini, marketplace dan platform e-commerce besar mulai mengintegrasikan AI dalam berbagai fitur. Mulai dari rekomendasi produk otomatis, optimasi iklan, pembuatan deskripsi produk, analisis perilaku konsumen, hingga teknologi live shopping berbasis AI. Bahkan, Sea Group selaku induk Shopee dikabarkan telah mengembangkan AI demand forecasting dan AI seller tools untuk jutaan seller di Asia Tenggara. 

Perubahan perilaku konsumen juga mulai terlihat. Riset terbaru pada 2026 menunjukkan bahwa 74,6% konsumen Indonesia menggunakan AI seperti ChatGPT, Gemini, dan Perplexity untuk mencari informasi produk sebelum membeli. Bahkan rekomendasi produk dari AI memengaruhi keputusan pembelian lebih dari separuh responden. 

Kondisi ini membuat seller tidak lagi cukup hanya mengandalkan harga murah atau promo besar. Seller dituntut mampu menghadirkan konten produk yang relevan, cepat, personal, dan mudah ditemukan oleh sistem AI marketplace maupun mesin pencarian berbasis AI.

Di sisi peluang, AI membantu seller meningkatkan produktivitas. Teknologi ini mampu membuat foto produk otomatis, menulis copywriting, memprediksi tren pasar, hingga membantu menentukan waktu terbaik untuk beriklan. Shopify bahkan menyebut AI kini telah bergeser dari sekadar “pelengkap” menjadi bagian inti dari infrastruktur e-commerce modern. 

AI juga membuka kesempatan lebih besar bagi UMKM untuk bersaing. Dengan bantuan AI, seller kecil kini dapat membuat materi promosi yang sebelumnya hanya bisa dilakukan brand besar dengan biaya mahal. Berbagai tools AI lokal untuk seller marketplace pun mulai bermunculan di Indonesia. 

Namun, ancaman tetap ada. Persaingan akan semakin berat karena hambatan masuk bisnis online semakin rendah. Ribuan seller kini dapat menghasilkan konten produk secara instan menggunakan AI. Akibatnya, marketplace berpotensi dipenuhi produk dengan tampilan serupa, promosi seragam, dan perang harga yang semakin agresif.

Selain itu, muncul pula tantangan terkait kepercayaan konsumen. Penyalahgunaan AI seperti manipulasi review, deepfake promosi, hingga konten palsu mulai menjadi perhatian. Pemerintah bahkan mulai menyiapkan regulasi terkait pelabelan konten AI di platform digital. 

Di tengah perubahan tersebut, brand yang mampu beradaptasi dengan teknologi sekaligus menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen akan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan. Inilah yang membuat inovasi dan kemampuan membaca tren digital menjadi semakin penting bagi pelaku usaha di era marketplace 2026.

Untuk memahami lebih lanjut terkait dengan tantangan dan peluang marketplace di era AI, INFOBRAND.ID menghadirkan The 39th INFOBRAND FORUM dengan tema Tantangan Marketplace 2026: Menjaga Pertumbuhan di Tengah Persaingan Digital, yang akan disampaikan oleh Hadi Kuncoro, Founder & Group CEO Powercommerce Asia. Dibarengi dengan warding ceremony Brand Choice Award 2026, penghargan ini diberikan kepada brand-brand yang berhasil menunjukkan performa unggul di channel marketplace dan digital commerce. 

Penghargaan ini menjadi indikator bahwa sebuah brand tidak hanya kuat dari sisi penjualan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku pasar dan perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan AI dalam strategi pemasaran dan penjualannya. Dengan harapan AI bukan sekadar ancaman ataupun peluang. 

AI adalah realitas baru dalam ekosistem marketplace. Seller yang mampu memanfaatkan teknologi secara kreatif, cepat beradaptasi, dan tetap membangun kepercayaan konsumen akan menjadi pemenang dalam persaingan digital di tahun 2026.

Sumber   :   https://infobrand.id/public/index.php/ai-dan-marketplace-2026-ancaman-atau-peluang-bagi-seller.phtml